Minggu, 30 September 2012

KBB#18 : Green Tea Macarons wannabe

Bandung, 29 Juli 2010

KBB emang paling deh, paling pintar kasi tantangan baking yang selalu dihindari orang, jadi mau ngga mau kita berusaha bikin, dan tantangan kali ini berakhir dengan laporan apa adanya karena gagal :-)

Percobaan I menghasilkan 2 loyang, loyang pertama dipanggang setelah didiamkan selama 1 jam, karena dipikir sudah matang, diangkat, hasilnya masih basah, susah dicopot, kesimpulan waktu panggang kurang.. loyang ke-2 di masukkan dan ternyata malah jadi cookies, terlalu panas. Tidak ada kaki yang muncul.

Percobaan ke-2, cuma memakai 1 putih telur, didiamkan 1 jam, mengaduk juga kurang dari 50 kali, tetap aja kakinya ngga mau keluar. 

Akhirnya semua referensi dibaca ulang, semua video tentang macarons di you tube di lihat, akhirnya memberanikan diri, dengan menganggap kesalahan 1 dan ke 2 terjadi karena selama ini selalu menggunakan putih telur yang segar dalam artian, telur dibiarkan dalam suhu ruangan, sedangkan semua menyarankan untuk memisahkan putih telur dan menyimpan dalam suhu ruangan semalaman, hal ini bertujuan agar putih telurnya lebih berkurang kandungan airnya. (Old egg whites have lost some of their water content through evaporation so can yield a more successful batter, though this is by no means guaranteed (from personal experience, even evaporating 15% of some egg whites didn't help). There are also changes in the composition of the proteins with time, but I haven't seen any analysis to explain why this might be better for macarons. It is also said that older egg whites yield a thicker meringue shell. Many professional recipes use dried egg white (egg white powder) to bolster the protein content.-----syrup and tang), putih telur juga yang biasanya aku kocok soft peak, aku kocok sampai firm peak, dan mengikuti milis, adonan didiamkan selama 6 jam, tapi hari itu Bandung hujan seharian, jadi sepertinya tidak cukup untuk membuat adonan menjadi kering dan berakhir dengan kaki yang tidak mau muncul lagi..

Kesimpulan : suhu di Indonesia terlalu lembab (nyalahin keadaan :D) dan suhu oven yang tidak stabil..

Berhubung gagal akhirnya untuk filling hanya diolesi dengan selai stroberi...

Ingredients:
3 putih telur
2 sdm gula caster
288 gr icing sugar
12 gr bubuk teh
120 gr almond bubuk

Directions:
1. Siapkan loyang, olesi mentega tipis-tipis, alasi dengan baking powder
2. Kocok putih telur sampai soft peak, tambahkan gula dan pewarna, terus kocok sampai gula larut.
3. Masukkan icing sugar dan almond bubuk, dalam dua bagian.
4. Masukkan ke dalam piping bag dengan spuit 1,5 cm polos, semprotkan ke atas loyang 36 x 4 cm, dengan jarak 2 cm.
5. Ketuk2 loyang di atas meja kerja supaya macarons merata.
6. Taburkan dengan icing sugar, biarkan selama 1 jam





Tidak ada komentar:

Posting Komentar